Aturan dalam menjalin pertemanan

Allah Ta’ala berfirman:
الأَخِلاَّء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ
“Teman-teman dekat pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az-Zukhruf: 67)
Dari Abu Musa radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَةً
“Perumpamaan teman yang saleh dengan teman yang buruk bagaikan penjual minyak wangi dengan pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, maka bisa jadi dia menghadiahkan parfumnya kepadamu atau kamu membeli darinya atau kamu akan mendapatkan bau wangi darinya. Sedangkan pandai besi, jika apinya tidak membakar bajumu maka kamu akan mendapatkan bau yang tidak sedap darinya.” (HR. Al-Bukhari no. 5534 dan Muslim no. 2628)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Keadaan seseorang itu sangat terkait dengan agama teman dekatnya, karenanya hendaklah kalian melihat siapa yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud no. 4833, At-Tirmizi no. 2397, dan dinyatakan hasan olehnya)

Penjelasan Ringkas:
Teman dekat tidak diragukan mempunyai peranan yang sangat besar dalam mempengaruhi akidah, akhlak, dan watak seseorang. Karenanya seseorang itu biasanya berperilaku seperti perilaku teman dekatnya, baik itu perilaku yang baik maupun yang jelek. Oleh karena itulah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sangat menganjurkan untuk memilah-milih teman duduk apalagi teman dekat. Hendaknya dia hanya duduk dengan teman-teman yang baik, yang bisa mendorongnya untuk melakukan ketaatan dan mencegahnya dari berbuat kemaksiatan. Sebaliknya beliau melarang keras untuk bergaul dengan teman-teman yang jelek, yang tidak mendatangkan kebaikan ketika duduk bersamanya dan membiarkan ketika kita berbuat maksiat. Demi Allah, teman seperti itu hanya akan menjadi musuh terbesar kita pada hari kiamat. Karena pertemanan yang tidak dibangun di atas keimanan dan ketakwaan kepada Allah maka pertemanan itu tidak akan kekal, bahkan akan berubah menjadi permusuhan pada hari kiamat.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan hanya kepada Rabbmu lah tempat berakhirnya segala sesuatu.” Berdasarkan ayat ini, para ulama menjelaskan bahwa semua bentuk kecintaan yang lahir bukan karena Allah maka kecintaan itu tidak akan kekal sampai hari kiamat. Bahkan kecintaan itu akan selesai ketika dia meninggal, dan pada hari kiamat orang yang dia cintai akan menjadi musuh baginya, nas`alullaha as-salamah wal ‘afiyah.

 

taken from http://al-atsariyyah.com

Afeksi dan Kognisi

Iseng2 posting materi psikologi sosial, hehe…*apa aja boleeeeeeeeh

Hubungan Antara Afeksi dan kognisi

Perasaan kita dan suasana hati memiliki pengaruh yang kuat terhadap beberapa aspek kognisi, dan kognisi juga berperan kuat pada perasaan dan suasana hati kita. Suasana hati saat ini dapat secara kuat mempengaruhi reaksi kita terhadap rangsang yang baru pertama kali kita temui. Contoh: ketika kita sedang bergembira dan berkenalan dengan orang baru, penilaian kita terhadap orang tersebut pastinya lebih baik dibanding saat kita berkenalan dengannya ketika kita bersedih.

Perasaan hati (moods) kita dapat mempengaruhi apa yang kita ingat melalui dua mekanisme:

  1.  Pengaruh pada ingatan, ingatan yang bergantung pada suasana hati (mood-dependent memory) yaitu apa yang kita ingat saat berada dalam suasana hati tertentu, sebagian besar ditentukan oleh apa yang kita pelajari sebelumnya ketika kita berada dalam suasana hati tersebut.
  2. Efek kesesuaian suasana hati (mood-congruence effects) yaitu kecenderungan untuk menyimpan atau mengingat informasi positif ketika berada dalam suasana hati positif dan informasi negattif ketika berada dalam suasana hati yang negatif.

Perasaan hati kita juga berpengaruh pada aspek penting kognisi  yang lain yaitu kreativitas. Hasil dari beberapa penelitian menyebutkan bahwa berada dalam mood yang baik (happy mood) dapat meningkatkan kreativitas. Mungkin karena dengan  berada dalam mood yang baik dapat mengaktifkan jangkauan ide dan asosiasi menjadi lebih luas daripada ketika berada dalam mood yang negatif, dan kreativitas merupakan bagian dari penyatuan beberapa asosiasi ke dalam bentuk atau pola yang baru (Estrada, Isen, & Young,1995).

Afeksi juga dapat mempengaruhi kognisi lewat pengaruhnya pada rencana-rencana dan tujuan kita dalam situasi sosial yang lebih luas. Temuan terbaru oleh Forgas (1998) menyebutkan bahwa negosiator yang berada dalam mood baik memiliki strategi-strategi kooperatif yang lebih banyak dan memperoleh hasil yang lebih baik daripada negosiator yang berada dalam mood buruk.

Penemuan terbaru mengindikasikan bahwa informasi yang membangkitkan reaksi afeksi mungkin diproses secara berbeda daripada jenis informasi yang lain, sebagai akibatnya, informasi ini hampir tidak mungkin untuk diabaikan atau dikesampingkan (Edwards, Heindel, &Louis-Dreufus, 1996; Wegner & Gold, 1995). Mungkin fakta-fakta yang paling meyakinkan sebagai kesimpulan telah dikemukakan oleh Edward dan Bryan (1997).

Peneliti-peneliti tersebut beralasan bahwa emosi-informasi yang menggemparkan mungkin menjadi penyebab yang potensial dari kontaminasi mental (mental contamination) – yaitu suatu proses judgement, emosi, atau perilaku yang dipengaruhi oleh proses mental yang tidak sadar dan tidak dapat dikontrol (Wilson & Brekke, 1984). Secara khusus, Edward dan Bryan menyarankan bahwa informasi yang membangkitkan reaksi emosional mungkin akan menimbulkan beberapa akibat karena individu-individu sering memiliki kontrol yang kurang atas reaksi emosional mereka, dan karena reaksi-reaksi tersebut menyebar secara alami.

Pengaruh kognisi terhadap afeksi

Sebagian peneliti yang mempelajari hubungan antara afeksi dan kognisi telah fokus pada bagaimana perasaan mempengaruhi pikiran. Meskipun demikian, ada juga fakta yang berkebalikan, yaitu pengaruh kognisi terhadap afeksi. Satu aspek dari hubungan ini dideskripsikan dalam apa yang disebut sebagahu  the two-factor theory of emotion (Schachter, 1964). Teori tersebut mengatakan bahwa seringkali kita tidak mengetahui perasaan atau sikap kita sendiri. Sehingga, kita menyimpulkannya dari lingkungan—dari situasi di mana kita mengalami reaksi-reaksi internal ini. Contohnya: ketika kita mengalami perasaan tertentu atas kehadiran seseorang yang menarik, kita menyimpulkan bahwa kita sedang jatuh cinta. Selain itu, kognisi bisa mempengaruhi emosi melalui aktivitas skema yang di dalamnya terdapat komponen afektif yang kuat. Skema atau stereotip yang teraktivasi dengan kuat dapat sangat berpengaruh pada perasaan atau suasana hati kita saat ini.

Selain itu, pikiran bisa mempengaruhi afeksi melibatkan usaha kita dalam mengatur emosi kita. Contohnya, kemarahan yang kita rasakan bisa berkurang ketika kita menerima permintaan maaf atau penjelasan mengapa orang lain berbuat sesuatu yang memicu kemarahan kita itu (Ohbuci,Kameda, & Agari, 1989). Lebih jauh lagi, kemarahan seringkali bisa dikurangi, atau bahkan dicegah dengan cara lebih memikirkan hal lain daripada memikirkan sesuatu yang membuat kita menjadi marah (Zillmann, 1993).

Model Infusi Afeksi : Bagaimana Afeksi Mempengaruhi Kognisi

Menurut Forgas (1995a), perasaan mempengaruhi pemikiran sosial dan pendapat sosial melalui dua mekanisme pokok :

  1. Perasaan menyajikan sesuatu yang terbaik berhubungan dengan kategori kognitif. Ketika kita berada dalam mood yang baik, perasaan positif akan memberi keterangan berkaitan dengan ingatan dan asosiasi yang positif. Ketika kita berada dalam mood yang buruk, perasaan negatif cenderung untuk memberi keterangan berkaitan dengan ingatan dan asosiasi yang negatif (Bower, 1991 ; Erber, 1991).
  2. Bertindak sebagai isyarat heuristik yaitu aturan sederhana untuk membuat keputusan kompleks atau untuk menarik kesimpulan secara cepat dan seakan tanpa usaha yang berarti, yang dibutuhkan ketika kita berada dalam keadaan di mana pengolahan informasi kita telah berada di luar kapasitas kemampuan yang sesungguhnya sehingga menuntut system kognitif yang lebih besar daripada yang bisa diolah.

Keragaman Sosial : Sebuah Analisis Kritis

Pengalaman emosional adalah suatu aspek umum dari kehidupan sosial; melalui rangkaian hari, minggu, atau bulan,  sebagian besar orang menghadapi situasi yang menyebabkan mereka memiliki pengalaman emosi seperti gembira, marah, takut, sedih, dan merasa bersalah. Namun pertanyaannya adalah : apakah faktor budaya berpengaruh terhadap reaksi-reaksi emosi tersebut? Dengan kata lain apakah orang yang hidup dalam budaya yang berbeda mengalami pengalaman emosi yang sama, ataukah berbeda? Jawaban untuk pertanyaan tsb telah dinyatakan oleh Scherer dan Walbot (1994) melalui sebuah penelitian skala besar. Dalam penelitian ini hampir tiga ribu orang yang tinggal dalam tiga puluh tujuh negara yang berbeda diminta untuk mengingat situasi yang menyebabkan mereka mengalami tujuh macam emosi : gembira, marah, takut, sedih, jijik, malu, dan merasa bersalah. Kemudian penliti menanyakan beberapa pertanyaan tentang bagaimana mereka menghadapi situasi-situasi tersebut. Dari penelitian mereka disimpulkan bahwa 1. Kehidupan di seluruh dunia dan dalam banyak budaya yang berbeda menyumbangkan berbagai pengalaman dasar kehidupan sosial, tetapi 2). Reaksi dan interpretasi mereka terhadap banyak peristiwa begitu beragam dan dipengaruhi oleh budaya khusus dalam kehidupan mereka. Perbedaan budaya memberikan pengaruh pada penilaian seseorang terhadap pengalaman emosional. Faktor yang memainkan peran dalam perbedaan ini yaitu urbanisasi dan faktor kepercayaan/agama.

Menulislah

[Nasehat untuk diri sendiri]

Tulislah semua yang ada di pikiranmu. Jangan menunggu sampai engkau paham. Tulislah. Apapun itu. Orang lain tidak akan pernah tahu apa yang ada di pikiranmu, tidak akan tahu ide-ide luar biasa yang mungkin bersembunyi di kepalamu, selama engkau tidak menuliskan dan mengkomunikasikannya. Jangan biarkan seharipun berlalu tanpa menulis. Deadline Your Live!!!

Ketika hati bicara

Perasaan gak karuan.. Seandainya suara hati ini bisa terdengar mungkin sebuah tangisanlah yang akan terdengar. Sayangnya sampai saat ini hanya aku sendiri yang bisa mendengar dan merasakannya (tapi aku tak pernah ragu sedikitpun bahwa Engkau lebih tau apa yang terjadi padaku). Bahkan orang2 terdekatku pun tidak tau apa yang tengah ku alami. Aku tidak akan  menyalahkan siapapun. Aku tidak ingin menjadi orang cengeng yang selalu mencari alasan untuk menyalahkan keadaan. Mungkin yang pantas disalahkan adalah diriku sendiri. Selalu berharap mendapatkan motivasi dari orang2 terdekat yang kusayangi.

 Heeeiy…sadarlah! Kau tak perlu iri dengan keadaan orang lain. Kau tahu,,setiap orang punya cara sendiri untuk memberikan dukungan dan motivasinya. Tanpa harus lewat kata. Taukah kau…dalam diam mereka menyimpan harap dan memanjatkan doa untukmu. Yakinlah itu. Tetap teguhlah dalam menapaki jalan panjang ini. Jangan biarkan duri-duri kecil menghambat perjalanmu, hingga akhirnya membuatmu berhenti dan berputus asa. Allah tidak inginkan hal itu. Berjuanglah untuk Allah dan untuk orang2 yang kau sayangi!

Bismillah…Ya Allah,,Engkaulah sebaik-baik penolong dan pemberi petunjuk.

Sepenggal Kisah….

Hmm…baru sempet nulis lagi nih^_^

Pengalaman yang lucu selama kurang lebih 2 jam dengan adek lesku beberapa waktu yang lalu,,banyak sih,tapi yang kuinget..waktu itu dia sok2an ngataen aku, yang sebenarnya dirinya sendiri yang diomongin,hehe..

sambil cengengesan, “dasar mbak nih…orangnya suka kentut sembarangan, sholatnya cuma maghrib duank, ngaji dari dulu baru sampe al Baqarah ayat 28, abis itu tadi pagi gak sholat subuh lagi”:D

“weww…km tuh ya..maling treak maling:D….tau gak artinya? nreakin diri sendiri,hehe..”

” mbak pernah dibangunin ma temen mbak gak kalo pagi?”

“Pernah,,tadi pagi km bangun jam berapa? koq gak shalat subuh?”

“Jam setengah 6.”

” Trus koq gak shalat,,kan masih bisa jam segitu:p”

” Gak papa mbak…aku kan musafir” #dgn muka setengah cool setengah cengengesan…hadeeeuh gimana tuh ya,wkwkwk..

“Haha…musafir darimana?? Dari hongkong?”:D

“Aduh.Iya mbaaaak,,,aku kan musafir. Dari kamar ke dinning room,,,hehehe.”

” Lha wong musafir beneran aja yang perjalanannya lbih dari 80 km masih tetep harus sholat,,kamu yang jaraknya cm 2 meter koq  gak mau sholat. Besok bangunnya agak pagian deh, biar gak ketinggalan subuh”

Keimanan

Andai matahari di tangan kananku

takkan sanggup mengubah yakinku

terpatri dan takkan terbeli

 dalam lubuk hati

Bilakah rembulan di tangan kiriku

takkan mampu mengganti imanku

jiwa dan raga ini

apapun adanya

Andaikan seribu siksaan

terus melambai-lambaikan derita yang mendalam

seujung rambutpun aku takkan bimbang

jalan ini yang ku tempuh

Bilakah ajal kan menjelang

jemput rindu-rindu syahid yang penuh kenikmatan

cintaku hanya untuk-Mu

tetapkan muslimku selalu

T.T

Sepenggal Kisah (Segudang Cerita)…continue

Obrolan dgn adek les (kelas 4 SD):
“Mbak,,enak ya kalo Allah nyiptaen surga aja, gak usah ada neraka.”
“Loh koq…? hmm dengerin ya…surga neraka itu udh ketetapan Allah, balasan bagi setiap perbuatan kita, baik maupun buruk, sekecil apapun itu. Jd kalo mo dapet surga ya harus slalu berbuat baik.” *sok jadi angel =))
“Biar khusnul khotimah ya mbak?”
“Yo’i…”
“Trus kalo anak kecil itu gimana, kalo berbuat salah gak di hitung kn?”
“Iya…kalo belum baligh gak diitung”
“Aku belum baligh mbak,,umurku masih 9 thn” *ungkapan pembelaan atas ke-usil-an-nya
“Heeeh….km belom baligh???>.< Yang namanya belum baligh tu belum bisa bedain mana yg bener mana yang salah.”
dengan sok polos dia masih melakukan pembelaan
“Aku belum bisa bedain koq”.^^
*Hadeeuh…ampun dah -_-”

Sepenggal Kisah (Segudang Cerita) ^n^

Senin, 14 Februari 2011

Hmm…hari ini seperti biasanya, aku pulang dari tempat adek lesku dengan segudang kisah yang kadang biqin aku senyum2 sendiri kalo keinget.

Seorang bocah kelas 4 SD, namanya Panji. Agak chuby,,cerdas, ceriwis, maniak bola, suka kentut sembarangan, suka , dan usilnya……subhanallah..meskipun sekarang agak mendingan sih,hehe.
Hari ini jam setengah 6 sore aku baru nyampe ditempatnya, tumben.. ketika aku buka gerbang dia udah menyambutku di depan pintu. Ku ucap salam dan kemudian langsung masuk ke dalam rumah.
“Masuk sono.” katanya sambil menunjuk sebuah ruangan (kamar), tempat yang biasa kami pake untuk belajar.

Di belakangku dia menyusul dengan membawa buku TIK dan bahasa Indonesia.
“Besok Rabu pelajarannya apa? Ada ulangan susulan gak?”

“Gak tau, belum liat jadwal.”
“Masak gak inget?? Liat dulu sono..”
“Aduh Mbaaak….males. Besok Tuh Matematika, IPA, ma Bahasa Indonesia, udah!”

OK…Kuawali dengan menjelaskan materi TIK, dan seperti biasa dia cuek, masih berkutat dengan dunia dan pikirannya sendiri. Bola.

Tentang Bola

Bocah yang satu ini hobi banget ngobrolin  segala macem yang berhubungan dengan bola.Untungnya aku agak sedikit nyambung sih * atau maksa biarr nyambung?:D*, soalnya dia suka nanya “Mbak,,tau Giggs?”  lain waktu Drogba? Torres? Messi? bla bla bla…smua pemain bola  diabsen deh. Aku yang kebetulan tau,,meski cuma kenal nama aja..seringkali jawab “Tau dunk”.

Tadi aja baru aku duduk dia langsung nyerocos

” Mbak,,,nonton MU lawan MC gak?”

“Enggak, menang sapa?”

“MU…skornya 3-1″

“Nontonnya tadi malem?”

“Aku semalem bangun jam 2 mbak, nggak bisa tidur.”

“Kenapa?habis nonton film horor lagi?”

“Hehe…iya, serem,,nontonnya sendirian lagi”

“Hmmh…salah sendiri, udah tau serem gitu masih juga ditonton :P

“Nekat mbak…” sambil nyengir

“Trus,,km ngapain aja  selama gak bisa tidur?”

“Bengong mbak.”

*Hegh!…ni bocah. Hadeuuh -_-”

 

Tentang Puasa

“Mbak puasa lagi?”

“Iya…ini hari apa?” niatnya pengen mancing jawaban dari dia,,hehe.

“Kog puasa mulu sih,,nggak laper apa?”

“Kalo niat y gak bakal ngrasa berat, kan puasa senin kamis itu sunnah Rosul”

“Koq puasanya gak hari Selasa ma Jum’at aja?”

“Soalnya yang dicontohkan oleh Rosul itu puasa hari senin dan kamis, bukan Selasa ma Jum’at.” hehe..ada-ada saja ni bocah.

“Aku selama tujuh tahun belum pernah puasa senin kamis.”

“emang kenapa gak pernah?”

Sambil nyengir dan megangin perut dia bilang “Hehe…laper,,haus mbak. Masa’ ntr aku dirumah puasa sendirian, yang lain enggak, enak banget.”

“Hmm…kalo gitu diajakin aja semuanya, Mama, Ayah, Mas Pandu..”

“Yang masih sering puasa cuma Ayah aja mbak.”

“Nah tu…contoh ayah, sampe sekarang aja masih rajin puasa senin kamis kan?”

“Kalo puasa ramadhan kemaren aku penuh dunk mbak. Cuma pas hari terakhir aja puasa setengah hari. “

“Hmm,,,pasti karena banyak makanan ya, jadi gak kuat.”

“Iyaa…” sambil nyengir (lagi)

To Be Continue

 

 

Azzam-ku

Mimpi itu…

sebuah mimpi yang membawa diri pada azzam tak bertepi

Ah..kulihat senyuman mengembang di wajahmu

wajah lelah yang seketika hilang saat ku bertandang ke hadapmu

Engkau begitu pandai menyimpan  semua itu

tapi ku tahu…hati ini tak bisa dibohongi

Penuh haru kau hampiri aku

Tatapan penuh kasih itu yang selalu kurindu

begitu menyejukkan

Aku merasa nyaman dalam dekapan hangatmu

kata-kata lembut darimu masih jelas terngiang dibenakku

“Nak… jangan pernah merasa takut dan merasa sendiri. Kau tahu…? doa ibu akan selalu menemani perjuanganmu”

Duhai Allah….

Jikalau masih bisa kutatap mentari esok pagi

beri aku kekuatan

beri aku kesempatan untuk membuat senyuman itu menjadi nyata

senyum bahagia dari seorang wanita yang luar biasa

Ya Allah…Engkaulah sebaik-baik penolong dan pemberi petunjuk

Motivasi dosis tinggi

Ya Allah…what’s wrong with me??

Malu rasanya…knp susah banget sih bagi waktu?? Waktu itu gak akan pernah bisa kembali. *Coba bayangin kalo seandainya tiba2 nafasmu terhenti! Udah siap kah?? Udah punya cukup bekal kah?? Apa aj yang udah kamu lakuin bwt nyiapin diri??

Hu hu…menohok bgd,,tapi mungkin emg perlu digituin kali yak..biar nyadar.

Demi masa. Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran. (QS. Al Asr : 1-3)

Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan

ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi

ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan

ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan

ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Allah

ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan

ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati

ambillah waktu untuk memberi, itu dapat membuat hidup terasa berarti

ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan

ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga…

Keep spirit ya… ingat, Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah nasib yang ada pada diri mereka sendiri. So…mulai sekarang bergeraklah untuk belajar, berkarya, dan melakukan yang terbaik.

Trust me,,,YOU CAN DO IT!!

Untuk seseorang yang ngrasa pernah menerima tulisan di atas,,I care about you. Ana Uhibbukafillah:))

SEMANGAAAAAAAAAAAT!!!!^^

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.